IHSG Mau Naik, Tapi Jangan Mimpi Lompatan
Kalau kamu ngira IHSG bakal lompat kayak kucing ketabrak lampu, turunkan ekspektasi. Sepanjang pekan dia cuma naik 0,6 persen. Senin (29/9) diprediksi naik pelan, alias lesu tapi tetap naik.
Kenapa lesu? Rupiah masih meringkuk, inflasi September diperkirakan stagnan 2,3 persen, dan investor nunggu data manufaktur. Intinya: ada asap, tapi api belum gede.
Alasan IHSG Cuma Bisa Menguat Tipis
VP Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, bilang support di 8.020 dan resistance di 8.150. MACD masih hijau, tapi semakin pudar. Artinya: beli boleh, tapi jangan serakah.
Rupiah dan Inflasi Jadi Penahan Laju
Rupiah kalo kembang kempis, duit asing malas masuk. Inflasi stagnan bikin BI males gerak suku bunga. Dua-duanya jadi pacar yang nahan tangan IHSG biar nggak lari kencang.
Komoditas Naik, Emiten Tambang Senyum
Emas dan batu bara naik tipis. Emiten seperti MDKA dan AMMN bisa jadi obat ngantuk portofolio kamu, asal beli di harga benar.
Rekomendasi Saham Senin 29 September
Kiwoom dan Phintraco sodorkan daftar belanja. Tapi ingat, ini buat trading, buat nikah. Sikatlah 3 kali: cek support, cek resistance, cek bet kamu.
- AMMN (buy on weakness) support 6.600 resistance 7.500
- MDKA (speculative buy) support 2.070 resistance 2.470
- BMRI (speculative buy) support 4.340 resistance 4.650
- EMTK, HRUM, AGRO, PSAB, ARTO, ACES (watchlist Phintraco)
Kesimpulan
IHSG masih naik, tapi kakinya pake rem. Support 8.020 jadi bantal, resistance 8.150 jadi plafon. Kamu mau main? Pasang stop loss, jangan serakah, dan ingat: saham bukan mesin ATM. Kalau butuh amunisi, lihat rekomendasi di atas, lalu cek lagi sentimen rupiah dan data inflasi pekan ini. Happy hunting, tapi jangan lupa tidur.
FAQ
Naik 58,66 poin atau 0,73 persen ke level 8.099,33.
Support 8.020, resistance 8.150 menurut Kiwoom Sekuritas.
AMMN, MDKA, BMRI jadi primadona, plus EMTK dan HRUM untuk watchlist.