Panduan Lengkap Pilih Domain .ORG .OR.ID untuk Yayasan

Kenapa Domain Penting Bikin atau Pecah Citra Yayasan?

Pernah ketemu website yayasan tapi malah ragu donasi karena alamatnya pakai subdomain gratisan? Itu bukan cuma soal estetika—domain adalah identitas digital pertama yang dinilai donatur, relawan, dan mitra pemerintah.

Di 2025, PANDI catat lebih dari 850.000 domain .ID aktif; hanya 4% berekstensi .OR.ID. Artinya, slot nama masih luas, tapi salah pilih ekstensi bisa biku citra “ngakak” alias tidak kredibel. Artikel ini merangkum pengalaman ngurus puluhan domain yayasan, lengkap dengan dokumen yang dibutuhkan dan biaya tahunan agar kamu tidak bolak-balik email hanya karena KTP blur.

Ekstensi Domain yang Boleh Dipakai Yayasan

Tidak semua TLD boleh didaftarkan sembarangan; setiap ekstensi punya kebijakan dan sinyal kepercayaan tersendiri. Pilih yang paling cocok dengan status hukum serta target donatur kamu.

.ORG—Standar Emas Organisasi Nirlaba Global

.ORG dikelola Public Interest Registry dan tidak memerlukan dokumen legal. Siapa pun bisa order, tapi nama yang mengandung kata “foundation”, “charity”, atau “aid” cepat habis. Biaya renewal IDR 150-180 ribu/tahun di registrar lokal. Cocok kalau kamu terima donasi dari luar negeri; PayPal dan Stripe tidak ragu memproses transaksi di domain .ORG.

.OR.ID—Syarat Tapi Prestise Tinggi

Hanya organisasi yang tercatam di Indonesia yang bisa mendaftar. Dokumen wajib: akta notaris yayasan, KTP pengurus, serta SK Kemenkumham. Proses verifikasi 1-3 hari kerja. Setelah lolos, kamu dapat “tanda hijau” di browser PANDI yang menandakan entitas resmi. Biaya paket termasuk VAT sekitar IDR 225 ribu/tahun.

.ID, .CO.ID, .BIZ.ID—Kapan Boleh Dipakai?

.ID bisa didaftarkan perorangan tanpa SK; praktis untuk yayasan baru yang belum badan hukum. .CO.ID butuh NIB dan SIUP, cocok kalau yayasanmu juga jalankan unit usaha. .BIZ.ID tanpa dokumen, tapi citranya komersial; pertimbangkan lagi untuk sumber dana infaq.

Step-by-Step Daftar Domain .OR.ID (Paling Direkomendasikan)

  1. Siapkan scan akta notaris yayasan & KTP ketua (maks 2 MB, PDF/JPG).
  2. Buka registrar resmi PANDI (misalnya pandi.id atau provider lokal lain).
  3. Cek ketersediaan nama—jika tersedia, tambahkan ke keranjang.
  4. Upload dokumen pada form khusus .OR.ID; pastikan nama domain sesuai huruf besar/kecil.
  5. Lakukan pembayaran; tunggu email “Verifikasi Data” dari PANDI (bisa dicek di面板 dashboard).
  6. Setelah status “Aktif”, atur nameserver ke hosting kamu; selesai.

Tip: Jika nama inti sudah diambil, tambahkan kata lokasi—misalnya “yayasansehatjogja.or.id” tetap ringan di lidah donatur lokal.

Perbandingan Cepat Biaya & Fitur

  • .ORG: ~IDR 150k/th, gratis WHOIS privacy, tanpa dokumen.
  • .OR.ID: ~IDR 225k/th, gratis DNSSEC, butuh akta & KTP.
  • .ID: ~IDR 135k/th, tanpa dokumen, cocok personal/startup sosial.
  • .CO.ID: ~IDR 400k/th, butuh SIUP, reputasi bisnis tinggi.

Kesalahan Umum yang Masih Sering Dilakukan

1. Pakai tanda hubung berlebihan—”yayasan-sehat-sejahtera.or.id” susah diucapkan di radio. 2. Lupa perpanjang—domain .OR.ID tidak ada masa grace 30 hari; langsung masuk fase redemption (biaya mahal). 3. Nama terlalu mirip merek dagang—bisa ke UDRP dan kehilangan domain secara hukum. Cek merek di dgip.go.id sebelum checkout.

Kesimpulan

Domain bukan sekadar alamat website; ia adalah kartu nama digital yayasanmu di depan donatur, relawan, dan pemerintah. Pilih .ORG kalau ingin jangkauan global tanpa ribet dokumen, tapi ambil .OR.ID bila status hukum sudah jelas untuk kredibilitas maksimal di Indonesia. Siapkan akta & KTP, ikuti 6 langkah di atas, dan pastikan nama singkat serta bebas konflik merek. Setelah domain aktif, pasang SSL serta buat email domain ([email protected]) agar komunikasi semakin profesional. Selamat berdigitalisasi!

FAQ

Apakah yayasan baru tanpa akta notaris bisa daftar .OR.ID?

Tidak bisa. .OR.ID wajib sertakan akta notaris & SK Kemenkumham. Alternatif: daftar .ID dulu, lalu upgrade setelah badan hukum jadi.

Bolehkan satu yayasan punya dua domain sekaligus?

Boleh. Malah disarankan: .ORG untuk donor luar, .OR.ID untuk legalitas lokal. Redirect salah satu ke domain utama agar SEO tetap fokus.

Berapa lama domain .OR.ID hangus jika lupa renew?

Tidak ada grace period. Hari kedua expired langsung redemption (30 hari) dengan biaya ~IDR 2 juta. Lebih aman aktifkan auto-renewal.

References

Saya Sang Putu Jaya Anggara Putra, seorang digital marketing yang tinggal di Denpasar, Bali. Saya menjalankan Jay.Foll, sebuah panel media sosial yang inovatif, dan juga bekerja sebagai webmaster utama di PT Mousmedia Bali, agensi pemasaran digital yang membantu bisnis tampil lebih baik di dunia digital.