Dari Boy Thohir sampai Menteri, Siapa Saja yang Pegang Saham EMAS?
EMAS, anak usaha MDKA, mau IPO 1,61 miliar lembar saham. Harga pasar Rp2.880 per saham. Kamu mau ikut? Tahan dulu. Cek dulu daftar bos-bos besar yang udah parkir duit sejak lama.
Kalau mereka nebeng, kamu mau nebeng juga kan? Atau malah mikir: kok bisa Menteri Kelautan ikutan tambang emas? Sip, kita intip satu-satu.
Daftar Bos Besar & Porsi Saham EMAS
Total saham EMAS 14,7 miliar lembar. MDKA pegang 62%. Sisanya? Dipegang para cukong. Begini daftarnya singkat, biar nggak pusing.
- Winato Kartono: 1,35 miliar lembar (9,18%)
- Garibaldi “Boy” Thohir: 905 juta lembar (6,14%)
- Hardi Wijaya Liong: 579 juta lembar (3,93%)
- Santoso Kartono: 183 juta lembar (1,24%)
- Sakti Wahyu Trenggono: 78 juta lembar (0,53%)
Total nilai saham Boy Thohir saat harga IPO? Rp2,6 triliun. Cukup buat beli 13 ribu unit apartemen di Jakarta. Kamu masih mau bandingin portofolio?
Kenapa Pemerintah Ikut Main?
Trenggono kan Menteri Kelautan. Emas di darat, bukan di laut. Tapi prospektus jelas sebut dia pegang 0,53%. Jawabannya simpel: dia investor pribadi sejak era MDKA. Jabatannya sekedar bonus. Lagipula, UU Anti Korupsi tak larang menteri pegang saham asal dilaporkan. So, legal lah.
Apa Rencana Dana IPO Rp4,65 Triliun?
Uang segar cair, langsung dibelanjakan tiga hal: modal usaha Pani Bersama Tambang, beli bahan baku, bayar listrik & gaji. Alias operasional 100%. Nggak ada utang yang dibayar. Jadi kamu nggak bakal kaget lihat “gunung utang” di laporan keuangan mereka nanti.
Skema IPO EMAS: Kamu Boleh Numpang, Tapi…
Range harga IPO Rp1.800-3.020. Kamu bisa nebeng 10% saham yang dilepas publik. Tapi ingat, setelah jadi saham bebas, harga bakal main lompat. Mau ambil keuntungan sekilas atau ikut tidur panjang seperti Boy Thohir? Pilihan di tangan kamu.
Kalau masih ragu, tanya diri sendiri tiga hal: ngerti bisnis emas nggak, kuat mental lihat naik-turun 10% sehari nggak, dan siap duit idle minimal tiga tahun nggak. Kalau satu aja belum, belajar dulu. Jangan asal ikut FOMO.
Kesimpulan
EMAS bukan cerita dongeng. Di baliknya ada Boy Thohir, Winato Kartono, bahkan Menteri Trenggono. Mereka udah parkir duit duluan. Kamu baru datang? Tenang, masih ada sisa 10% untuk publik. Tapi ingat, beli saham bukan cari uang cepat. Kalau kamu mau ikut, pelajari prospektus, atur risk profile, baru pasang bid. Emas memang berkilau, tapi kilauan itu bisa bikin kamu terlena kalau nggak hati-hati. Siap nabung emas dalam bentuk saham? Atau masih prefer emas batangan yang bisa kamu gigit dulu buat pasti asli?
FAQ
Harga IPO dipatok Rp2.880 per lembar, dalam rentang Rp1.800-3.020.
Winato Kartono dengan 9,18%, lalu Boy Thohir 6,14%.
Boleh, asal dilaporkan dan tak ciptakan konflik kepentingan.