SR023 Cupu? Cek Fakta Sebelum Tutup 15 September
Tiga hari lagi tutup, tapi SR023 masih nganggur Rp 3 triliun. Iya, triliun. Bareksa catat tenor 3 tahun baru 82,6% terserap, tenor 5 tahun 85,8%. Padahal duit segitu cukup bayar 12 juta tiket konser Taylor Swift.
Kenapa sepi? Kupon 5,80% (3 th) & 5,95% (5 th) tercatat paling alus sejak SBN ritel lahir. Investor sekarang kaya mahasiswa pilih kantin: mana yang porsi besar, harga miring, bonus es teh.
Kupon Rendah, Ibu RT Pun Pilih Deposito
Bank-bank masih nagih deposito 6%++ dengan cuma modal KTP dan nyengir. SR023? Lock 3-5 tahun, kupon tetap, tapi kena pajak 15%. Deposito kena pajak juga, tapi duit bisa dicicil tiap bulan. Mana yang teriak “flexibel” lebih kencang?
Ramdhan dari Anugerah Sekuritas bilang, “Kupon ini termasuk paling rendah sepanjang sejarah SBN ritel.” Kalau kamu punya Rp 100 juta, beda 0,2% = cuma Rp 200 ribu per tahun. Beli sepeda listrik aja masih kurang.
Alternatif yang Lebih Greget
Reksa dana pendapatan tetap masih bisa kasih 7% (walau bergoyang). Saham blue-chip dividend yield 5-6% plus potensi capital gain. Pokoknya, SR023 sekarang jadi “tempe” di tengah pizza.
Risiko Lock & Pajak
Jual di secondary market? Harga bisa anjlok kalau bunga naik. Ditambah pajak final 15% bikin kupon bersih jadi 4,93%. Masih mau?
Government Needs Love Too, But How?
Pemerintah butuh Rp 20 triliun dari SR023 buat biayai APBN. Sayangnya, multiplier effect SBN ritel cuma terasa kalau kuota habis. Kalau enggak, ya cuma jadi angka di Excel.
Ahmad dari Pefindo bilang yield SR023 sebenarnya di atas pasar sekunder, tapi investor ritel sudah lompat ke saham. Logikanya: suku bunga turun, orang kejar capital gain di IHSG yang bisa 10% sehari (walau bisa -10% juga).
- ORI028 & ST015 bakal launching tahun ini, kuponnya tentu menyesuaikan.
- Strategi? Tunggu kupon 7%++ atau beli SR023 sekarang terima nasib 5,8%.
- Triks: gabung SBN + saham dividend + RDPU supaya nggak gigit jari.
Kesimpulan
SR023 itu seperti pacar yang baik tapi ngasih cokelat cuma setahun sekali. Aman, terjamin, tapi ngantukin. Kalau kamu cari adrenaline, secondary market atau saham lebih nendang. Tapi kalau kamu tipe “saya tidur lebih enak karena pokok tetap”, SR023 masih bisa dipertimbangkan sampai 15 September tutup. Hitung dulu pajak, bandingkan deposito, baru putuskan. Jangan sampai menyesal seperti ngantri panjang cuma buat es krim gratis yang lumer duluan.
FAQ
Iya, karena dijamin pemerintah dan pokok tetap. Tapi cek lock period & pajak dulu.
Boleh di secondary market, tapi harga bisa turun naik tergantung suku bunga.
Suku bunga acuan turun, jadi pemerintah bisa pasang kupon lebih kecil. Deposito bank butuh dana, makanya tetap kompetitif.
Tergantung tujuan. Kalau mau aman & lock sesuai tenor, ya. Tapi bandingkan dulu return bersih setelah pajak.