Sonic Labs Ganti Joki, Mitchell Demeter Gaspol Di AS

Dari Fantom ke Sonic, Kapten Baru Siap Gaspol

Mitchell Demeter naik podium. Sonic Labs baru saja umumkan dia sebagai CEO. Tugasnya? Bikin Sonic go internasional tapi tetap kencang di jalanan AS.

Kalau kamu masih ingat era Fantom, sekarang merebranding jadi Sonic. Beda nama, tapi mesin tetap turbo. Demeter datang bawa tas penuh pengalaman pasar modal dan relasi institusi. Targetnya tiga: bikin developer betah, kencengin likuiditas, dan bikin bank-bank besar nyaman main di blockchain.

Rotasi Jabatan Cuma Pindah Kursi, Bukan Turun Speed

Michael Kong, sang pendiri, turun dari kursi CEO. Sekarang dia jadi CIO sambil duduk di dewan. Demeter? Mundur dari SonicStrategy, jadi Executive Chair. Rotasi ini bukan drama, tapi setelan tim agar mobil tetap melaju 300 km/jam.

Tim Baru, Tim Berisik (Dalam Arti Positif)

Demeter rekrut mantan pekerja bank, broker, dan crypto exchange. Tujuannya? Bikin tim yang ngerti regulasi sekaligus bisa bahasa anak Web3. Dengan line-up baru ini, Sonic Labs ngincar kemitraan jangka panjang sama perusahaan besar di AS.

Target Pasar AS: Bukan Cuma Modal, Tapi Validasi

AS bukan cuma pasar paling gede, tapi juga barometer kepercayaan institusi. Kalau Sonic bisa meyakinkan perusahaan AS, otomatis negara lain ikut percaya. Triknya: bikin infrastruktur cepat, biaya murah, dan tetap desentral. Gaspol tapi tetap punk.

Strategi Tiga Sentakan: Developer, Institusi, Komunitas

Demeter punya playbook sederhana. Satu, kasih hadiah dan dukungan ke developer supaya bikin aplikasi keren di Sonic. Dua, ajak bank, hedge fund, dan pembayaran digital pakai Sonic untuk back-end mereka. Tiga, komunitas tetap dijaga biar suara tetap nyaring dan koin tetap digoyang.

  • Grant buat developer yang deploy di Sonic.
  • Program staking khusus institusi dengan KYC sekelas bank.
  • Kompetisi hackathon berhadiah total 1 juta dollar. Lumayan buat beli kopi seumur hidup.

Kolaborasi sebelumnya sama GSR pada Mei 2025 sudah bukti nyata. Likuiditas naik, volume perdagangan Sonic membengkak 42% dalam sebulan. Angka kecil? Coba bandingin dengan rantai lain yang masih sepi seperti gerobak es krim tengah hujan.

Kesimpulan

Sonic Labs ganti joki bukan karena mogok, tapi karena mau ngebut. Mitchell Demeter siap terbangin visi baru: blockchain cepat, institusi percaya, developer senyum. Kamu yang sudah pegang Sonic, cek kembali dompetmu. Kamu yang belum, mungkin sekarang waktunya riset. Karena kalau rencana ini jalan, Sonic bakal jadi nama yang sering disebut di koran bisnis, bukan cuma di grup Telegram.

FAQ

Siapa Mitchell Demeter sebelum jadi CEO Sonic Labs?

Ia pendiri SonicStrategy dan punya latar pasar modal serta kemitraan institusional di dunia kripto.

Apa bedanya peran Michael Kong sekarang?

Dari CEO kini jadi CIO sekaligus tetap di dewan, fokus teknis dan strategi jangka panjang.

Mengapa Sonic Labs menargetkan pasar AS?

AS adalah gerbang kepercayaan institusi global; sukses di sana memudahkan ekspansi ke negara lain.

Bagaimana cara Sonic Labs menarik developer?

Program grant, hackathon berhadiah besar, dan dukungan teknis 24/7.

References

Saya Sang Putu Jaya Anggara Putra, seorang digital marketing yang tinggal di Denpasar, Bali. Saya menjalankan Jay.Foll, sebuah panel media sosial yang inovatif, dan juga bekerja sebagai webmaster utama di PT Mousmedia Bali, agensi pemasaran digital yang membantu bisnis tampil lebih baik di dunia digital.