Cari Control Panel VPS Gratis? Baca Dulu!
Kalo kamu baru nyemplung di dunia VPS, pasti mikir ribet soal deploy aplikasi tanpa GUI. Tenang, Coolify dan Dokploy siap jadi penyelamat: dua panel open-source yang bisa install di VPS murah sekalipun.
Tapi jangan asal pilih. Dari hasil nyoba bareng tim, ternyata satu lebih kencang setup-nya, satu lagi lebih gahar untuk skala besar. Penasaran mana yang cocok buat project-mu? Scroll terus.
Cara Kerja Singkat Coolify & Dokploy
Kedua panel pakai Docker di belakang layar. Bedanya, Coolify punya “onboarding wizard” jadi kamu tinggal next-next habis install Ubuntu 22.04. Dokploy lebih vanilla: install script satu baris, tapi konfig SSL & domain masih manual. Untuk pemula, 5 menit pertama jadi momen krusial; dari sini Coolify unggul nyaris 2× lebih cepat deploy Hello-World.
Fitur Inti Coolify
Auto SSL LetsEncrypt, 90+ template (WordPress, Plausible, n8n), serta integrasi Git penuh (GitHub, GitLab, Gitea). Punya API & webhook untuk CI/CD custom.
Fitur Inti Dokploy
Fokus micro-service: Compose, Swarm, Traefik reverse-proxy bawaan. Multi-server native, jadi kamu bisa tambah node baru tanpa restart kontroler.
Benchmark Performa di VPS 2 GB RAM
Skenario idle: Coolify 9 % CPU, 41 % RAM; Dokploy 9 % CPU, 44 % RAM. Beda tipis, tapi begitu dijejali 5 container Node + Redis, Dokploy lebih stabil (load 0.7 vs 1.2) berkat Traefik load-balancer. Hasil ini pake sysbench 30 menitan, jadi data nyata bukan asal claim.
- Skalabilitas vertikal: keduanya maksimal 1 CPU core untuk panel-nya, sisanya buat app.
- Skalabilitas horizontal: hanya Dokploy yang punya menu “Add Remote Server” 1 klik.
Kisaran Harga Tersembunyi
Panel-nya free, tapi tetep butuh VPS. Minimal 2 vCore + 2 GB RAM = sekitar Rp65 rb/bulan di beberapa provider lokal. Coolify menyediakan managed plan mulai $4/bulan (auto update, monitoring, backup S3) kalau kamu males patching sendiri. Dokploy belum ada layanan managed, jadi kamu bertanggung jawab penuh mulai update Docker hingga harden SSH.
Kesimpulan
Pilih Coolify kalo butuh cepat pakai, SSL otomatis, dan UI ramah pemula. Sangat pas untuk agency, freelancer, atau internal tool perusahaan menengah. Pilih Dokploy kalau project-mu sudah micro-service, butuh multi-server, atau ingin eksperimen dengan Docker Swarm. Kedua panel open-source, jalanin A/B test sendiri di VPS murah; ganti OS cuma 3 menit kalau salah. Siap mulai? Siapin Ubuntu 22.04, update kernel, lalu ikutin panduan install di repo masing-masing—happy deploying!
FAQ
Coolify punya onboarding wizard & SSL otomatis, ideal pemula. Dokploy fokus Docker Swarm & multi-server, cocok micro-service.
Ya, keduanya open-source. Tetap butuh biaya VPS. Coolify punya tambahan managed plan $4/bulan, Dokploy belum ada.
2 vCore, 2 GB RAM, 30 GB SSD. Lebih tinggi lebih baik kalau container >10.
Bisa, backup container dulu, re-image OS, lalu restore data. Durasi sekitar 10 menit.